Friday, June 5, 2009

Seminar Enzim SOD





Untuk mendapatkan tubuh sehat dan umur panjang, orang melakukan banyak hal. Mulai dari olahraga, menyantap makanan tambahan, sampai bedah kosmetik untuk mengencangkan kulit yang mulai keriput.
Padahal itu hanya permukaan. Yang lebih penting justru bagaimana kita memerangi radikal bebas yang merusak tubuh dari dalam. Antara lain dengan antioksidan seperti dituturkan oleh ahli gizi, dr. Elvina Karyadi, M.Sc., di bawah ini.
Mewujudkan kualitas hidup yang baik di usia lanjut memang tidak mudah tanpa didukung usaha sejak dini di usia muda.
Saat ini kelebihan gizi yang mengakibatkan tingginya prevalensi penyakit degeneratif seperti jantung, kanker, kencing manis, rematik sudah dirasakan sampai di negara-negara berkembang termasuk Indonesia. Belum lagi akibat yang ditimbulkan oleh lingkungan tercemar, kesalahan pola makan dan gaya hidup yang justru merangsang tumbuhnya radikal bebas (free radical) yang merusak tubuh kita.
Kondisi ini mendorong para peneliti baik ahli gizi maupun dokter menggali teori dasar radikal bebas serta mencari bagaimana cara mengendalikan produksi radikal bebas pada tubuh kita. Penelitian di bidang gizi ortomolekuler pada tingkat sel membuktikan, antioksidan dapat melindungi jaringan tubuh dari efek negatif radikal bebas. Ternyata, gangguan atau ketidakmampuan sistem antioksidan tubuh inilah yang menyebabkan berbagai macam penyakit degeneratif.

Apa itu radikal bebas?
  • Radikal bebas merupakan atom atau molekul yang sifatnya sangat tidak stabil (mempunyai satu elektron atau lebih yang tanpa pasangan), sehingga untuk memperoleh pasangan elektron senyawa ini sangat reaktif dan merusak jaringan.
Sistem antioksidan tubuh sebagai mekanisme perlindungan terhadap serangan radikal bebas, secara alami telah ada dalam tubuh kita. Dari asal terbentuknya, antioksidan ini dibedakan menjadi dua yakni intraseluler (di dalam sel) dan ekstraseluler (di luar sel) atau pun dari makanan. Dari sini antioksidan tubuh bisa dikelompokkan menjadi 3 yakni:
Antioksidan primer
Antioksidan primer ini bekerja untuk mencegah pembentuk senyawa radikal bebas baru. Ia mengubah radikal bebas yang ada menjadi molekul yang berkurang dampak negatifnya, sebelum radikal bebas ini sempat bereaksi. Contoh antioksidan ini adalah enzim SOD yang berfungsi sebagai pelindung hancurnya sel-sel dalam tubuh serta mencegah proses peradangan karena radikal bebas. Enzim SOD sebenarnya sudah ada dalam tubuh kita. Namun bekerjanya membutuhkan bantuan zat-zat gizi mineral seperti mangan, seng, dan tembaga. Selenium (Se) juga berperan sebagai antioksidan. Jadi, jika ingin menghambat gejala dan penyakit degeneratif, mineral-mineral tersebut hendaknya tersedia cukup dalam makanan yang dikonsumsi setiap hari.
Antioksidan sekunder
Antioksidan ini berfungsi menangkap senyawa serta mencegah terjadinya reaksi berantai. Contoh antioksidan sekunder: vitamin E, vitamin C, beta karoten, asam urat, bilirubin, dan albumin.
Antioksidan tersier
Antioksidan jenis ini memperbaiki kerusakan sel-sel dan jaringan yang disebabkan radikal bebas. Contoh enzim yang memperbaiki DNA pada inti sel adalah metionin sulfoksidan reduktase. Adanya enzim-enzim perbaikan DNA ini berguna untuk mencegah penyakit kanker, misalnya.
Hasil berbagai penelitian dengan menggunakan hewan percobaan telah mendukung teori bahwa mengkonsumsi antioksidan yang memadai dapat mengurangi terjadinya berbagai penyakit seperti kanker, kardiovaskuler, katarak serta penyakit degeneratif lain.

Ingin tahu lebih lanjut silahkan datang di Seminar mengenai Enzim SOD
tiket : Rp. 10.000,- , hubungi kami / admin 0811 120 2722  / 0254 - 385486

ATAU di :

KK DAAN MOGOTJl. Daan Mogot Raya No.59
Jakarta Barat

Friday, May 8, 2009

KK Liforce - Penyeimbang energi Tubuh dengan Teknologi Skalar

Slide Presentasi KK Liforce




Be Healthy, Longevity, and Wealthy in Harmony with Your Body Energy

Apakah anda atau orang-orang terdekat anda punya masalah2 di bawah ini
-Sering menggunakan / berdekatan dengan alat yang memancarkan elektro magnetik (hp, komputer, microwave, dll)
-Sakit persendian, pegal2.
-Cepat lelah atau sulit berkonsentrasi
-Susah tidur / insomnia
-Punya masalah darah tinggi, kolesterol tinggi, darah kental
-Gejala stroke / sudah stroke
-Mudah pusing2, mengantuk
-Jantung/Kanker/Tumor
-Pikun
-Mudah stress
-Asam Urat, Prostat
-Jarang berolahraga
-dan keluhan-keluhan medis lainnya


"kesehatan itu mahal dikala kita tidak memilikinya"

SATISFACTION and LIFETIME GUARANTEE
anda tidak puas uang anda kembali 100%




STOP!!
Jika anda berfikir produk ini sama dengan produk-produk di luaran yang serupa anda harus baca lebih detail, USA tidak meluncurkan sebuah produk secara sembarangan dan tanpa di sertai kualitas yang luar biasa, yang jelas ini bukan gelang / kalung MAGNET / BIOFIR. Aman di gunakan siapa saja dan TIDAK ada efek samping. Bisa langsung dipakai/ dipindah tangan kan tanpa harus direndam/atau ditaruh ke lantai.

Perbandingan Antara Kalung Fir dengan Kalung KK Liforce :

Bentuk Energi Fir : Far, Infra Red
KK Liforce : Energi Skalar

Bahan Dasar Fir : Ceramic
KK Liforce : Serat Karbon

Kekuatan Energi Fir : Tidak Dapat Ditranfer
KK Liforce : Dapat Ditranfer jarak Jauh/ Bahkan antar pulau

Efek Fir : 2 Arah
KK Liforce : 1 Arah

Keterangan :
• Serat karbon memiliki struktur paling kuat, paling kompak, tahan air, sehingga energi yang ditanamkan bertahan selamanya.

Keuntungan sifat satu arah :

1. Tidak dapat menyerap energi negative dari sekitarnya atau dari orang lain yang sedang sakit.
2. Dapat langsung digunakan orang lain tanpa harus menunggu diistirahatkan.

Produk dari Infra red harus diketahui panjang gelombang yg dipancarkan ( normal 6-10 mikron ) , karena jika tidak sesuai maka akan berefek negative seperti mudah stress, katarak, kanker.

Kelebihan Kalung KK Liforce :
1. Boleh digunakan untuk orang dengan alat pacu jantung atau ring pada jantung.
2. Tidak merusak alat elektronik disekitarnya.


Technologi KK LIFORCE
Perkembangan terbaru dunia kesehatan yang merupakan aplikasi dari teori fisika quantum menemukan bahwa melemahnya fungsi organ tubuh juga dapat disebabkan karena ketidakseimbangan medan energy tubuh. Medan energi tubuh identik dengan aki pada mobil. (Jon Baron Volume 10, issue 4, 2001) menyatakan bahwa setiap sel tubuh sesungguhya merupakan aki atau baterai mini yang kondisi sehat menghasilkan tegangan 70-90 milivolt.

Apa bila aki sel melemah maka fungsi sel dan organ/jaringan yang dibangun oleh sel-sel pun ikut melemah. Riset juga membuktikan bahwa sel KANKER mudah terbentuk dan berkembang secara terkontrol bila voltase sel rendah, 15-20 milivolt.

KK LIFORCE pilihan Terbaik dan Teraman
KK LIFORCE merpakan aplikasi penggabungan ilmu quantum dan cymatic dalam bentuk energi skalar yang dikembangkan khusus untuk menyeimbangkan medan energi dan vibrasi tubuh dengan cara menanamkan Schuman Resonance (Core Scalar Frequency) dan Nature Rain Forest Frequency dengan panjang gelombang 7,8 Hz (normal 3-12Hz).

Media penghantar energi skalar yang digunakan terbuat dari serat karbon rantai panjang (kompak, kuat tahan lama (LIFE TIME GUARANTEE)[, dan tahan air) sehingga membuat efek KK LIFORCE bertahan SELAMANYA, dan aman digunakan siapa saja mulai anak-anak, orang dewasa hingga orang tua.

--Selain untuk kesehatan , juga sebagai gaya hidup sudah banyak figur publik yang pakai : Silvana Herman, Krisdayanti, Istrinya Antasari, Sri Sultan Hamengkubuwono , Ciputra, dll


kontak sponsor Anda di kki-online
atau hubungi admin

Wednesday, May 6, 2009

testimony

Berikut ini adalah testimony-testimony yang berhasil kami kumpulkan dari berbagai daerah di Indonesia, sebenarnya cukup banyak yang mengirimkan kisah-kisah pemulihan yang sangat menarik kepada kami, namun banyak yang tidak dilengkapi dengan data pendukung yaitu berupa bukti pemeriksaan medis, sehingga kami tidak bisa tampilkan. Semata-mata karena kami ingin kisah yang kami angkat dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.


Selamat kepada siapa saja yang telah merasakan manfaat produk-produk kesehatan bermutu yang telah kami pasarkan dan terimakasih kepada testimonior yang telah memberikan kesaksian.


Semoga testimony ini bisa menjadi bagian pencerah jalan bagi mereka yang ingin mendapatkan kesehatannya kembali.


Jakarta, Desember 2008


Kesehatan adalah harta yang sangat berharga dan nikmat sampai akhir hidup kita
Dan hanya pada saat sakit kita akan sangat menghargai apa arti hidup sehat"


Untuk sementara testimony produk bisa di lihat di website kki

Turun Berat Badan 11 Kg dengan OGF
Sri Bulan Lanny , 43 tahun - Jakarta ( username kki online : lanny )
Mengkonsumsi OGF 1/2 sendok takar/hari
Berat badan sebelum : 78 Kg ( 24 Juli 2006 )
Berat badan sesudah : 67 Kg ( 8 September 2006 )

Tuesday, April 14, 2009

Rich With No Risk 18 April 2009


Seminar RICH WITH NO RISK

Dalam kondisi krisis ekonomi global saat ini, bagaimana kita menyikapinya? Langkah apa yang harus kita ambil? Adakah alternatif untuk mencapai kesuksesan di semua bidang termasuk finansial ? Adakah peluang tanpa resiko ? Untuk mengetahui jawabannya Hadirilah Seminar "RICH WITH NO RISK"

Sabtu, 18 April 2009
15.00-Selesai WIB
KK Daan Mogot Lt.3
Jl Daan Mogot No 59 A




Profil Pembicara :

Andy Sutanto
Andy Sutanto, BSBA adalah seorang seorang wirausaha muda, konsultan, trainer & motivator. Sebagai pengusaha saat ini beliau memimpin 3 perusahaan dibidang IT, Travel dan Network Marketing skala nasional, beliau sebagai pelaku bisnis saat ini akan memaparkan bagaimana beliau sebagai pelaku usaha menghadapi krisis yang terjadi saat ini dan bagaimana strategi yang beliau jalankan untuk keluar dari krisis ekonomi yang menimpa Indonesia saat ini agar bisa RICH WITH NO RISK.

Dan didampingi oleh dua orang testimonior , yang telah menyediakan waktunya untuk memberikan kesaksian bagaimana bisa bertahan dalam krisis yang ada saat ini.

Andreas Feriyanto
Seorang pengusaha muda dibidang Wedding Cake dan Birthday Cake Design Service. Serta aktif dibeberapa organisasi sosial dan uga dapat menjalankan bisnis ini secara serius dan beliau dapat merasakan hasil yang didapat dengan dari apa yang dikatakan oleh pembicara Bp Andy. S. Dan beliau dapat membuktikan bisnis network marketing dapat dijalankan oleh berbagai kalangan.

Harryani
Seorang pengusaha muda dibidang WO ( Wedding Organizer ) akan menceritakan pengalaman beliau dalam menjalankan bisnis ini dan dapat membagi waktu. Dan beliau dapat membuktikan bisnis network marketing dapat dijalankan dengan kondisi yangad saat ini.

Siapa saja yang harus hadir :
-Pengusaha
-Pekerja dan
-Para profesional
-Mahasiswa
-Ibu Rumah Tangga

Kesempatan ini tidak datang dua kali, inilah mungkin peluang yang Anda cari, hanya menginvestasikan waktu Anda dalam Acara ini, anda sudah bisa mendapatkan pengalaman, tips dan strategi langsung dari pakarnya. Serta kesaksian dan cerita langsung dari orang-orang yang mencapai kesuksesan tanpa resiko.

Harga Normal Tiket Rp. 100.000,-
khusus untuk pengunjung blog , saya memberikan harga special hanya Rp. 10.000,- dengan subsidi khusus dari kami.

Silahkan hubungi saya di :
Mobile +6281806093006 / +621-92554702 esia
ym: eric_kurniadi
http://www.kki-online.com

Friday, April 3, 2009

Demo KK LIFORCE

tes

Tuesday, March 10, 2009

Undangan Seminar RICH WITH NO RISK

Undangan Seminar RICH WITH NO RISK



Seminar RICH WITH NO RISK
Dalam kondisi krisis ekonomi global saat ini, bagaimana kita menyikapinya? Langkah apa yang harus kita ambil? Adakah alternatif untuk mencapai kesuksesan di semua bidang termasuk finansial ? Adakah peluang tanpa resiko ? Untuk mengetahui jawabannya Hadirilah Seminar "RICH WITH NO RISK"

Sabtu, 14 Maret 2009
15.00-17.00 WIB
KK Daan Mogot Lt.3
Jl Daan Mogot No 59 A


Profil Pembicara :
Andy Sutanto
Andy Sutanto, BSBA adalah seorang seorang wirausaha muda, konsultan, trainer & motivator. Sebagai pengusaha saat ini beliau memimpin 3 perusahaan dibidang IT, Travel dan Network Marketing skala nasional, beliau sebagai pelaku bisnis saat ini akan memaparkan bagaimana beliau sebagai pelaku usaha menghadapi krisis yang terjadi saat ini dan bagaimana strategi yang beliau jalankan untuk keluar dari krisis ekonomi yang menimpa Indonesia saat ini agar bisa RICH WITH NO RISK.

Dan didampingi oleh dua orang testimonior , yang telah menyediakan waktunya datang dari Padang beliau akan memberikan kesaksian bagaimana bisa bertahan dalam krisis yang ada saat ini.


ERI NELITA, S.Pd
&
HERMAN DJAMAAN

Ibu Nel panggilan akrabnya, adalah seorang guru di sebuah sekolah di Padang, awalnya tidak terpikir menjalankan suatu usaha, hingga akhirnya bertemu dengan suatu bisnis yang dapat membawa beliau ketingkat kehidupan yang lebih baik. Dan beliau dapat membuktikan bisnis network marketing dapat dijalankan dengan paruh waktu, beliau juga sampai saat ini masih menjadi guru karena memang beliau suka mengajar.




RESIDA BAISIA, SE & R. INDRA YUDA (ALM)

Ibu Resida yang akrab dipanggil Ibu Lin, adalah seorang pengusaha yang juga awalnya mempunyai usaha restoran dan toko. Beliau sangat berpengalaman dalam menjalankan bisnis konvensional. Jatuh bangun dalam bisnis itu biasa bagi beliau. Pada saat yg bersamaan beliau membangun aset jalur distribusi, dan sudah dapat dibuktikan saat ini, bisnis yang beliau jalankan anti krisis. Beliau sebagai saksi hidup bagaimana suatu bisnis network marketing dapat menjadi pondasi untuk bebas secara finansial dan waktu.



Siapa saja yang harus hadir :
-Pengusaha
-Pekerja dan
-Para profesional
-Mahasiswa
-Ibu Rumah Tangga

Kesempatan ini tidak datang dua kali, inilah mungkin peluang yang Anda cari, hanya menginvestasikan waktu Anda dalam Acara ini, anda sudah bisa mendapatkan pengalaman, tips dan strategi langsung dari pakarnya. Serta kesaksian dan cerita langsung dari orang-orang yang mencapai kesuksesan tanpa resiko.

Harga Normal Tiket Rp. 100.000,-

Jika Anda menerima email ini Anda akan mendapatkan harga khusus hanya Rp. 10.000,- dengan subsidi khusus dari kami.

Silahkan hubungi orang yang mengirimkan undangan ini

Atau kontak

Admin di 081806093006/92554702
atau klik http://kki-online.com

bagi Anda member kki online silahkan copy konten dan beritahu ke rekan-rekan Anda, Bagi yang di luar kota dan mempunyai kenalan di Jakarta, bisa saya bantu untuk koordinasi di Jakarta, untuk itu hubungi Admin.

Monday, March 2, 2009

WASPADAI PENYAKIT RADANG TENGGOROKAN

WASPADAI PENYAKIT RADANG TENGGOROKAN

Jangan anggap sepele radang tenggorokan. Penyakit yang terkesan ringan ini jika dibiarkan berdampak fatal.

Radang tenggorokan atau faringitis adalah peradangan atau infeksi pada tenggorokan. Infeksi ini termasuk golongan ISPA (infeksi saluran pernapasan akut) bagian atas. "Biasanya, radang tenggorokan paling banyak menyerang usia batita dan akan menyerang pada kondisi tertentu. Misal, anak kurang beristirahat, pergantian cuaca yang tak mendukung dan lingkungan sekitarnya sudah terkena," papar dr. Bambang Supriyatno, bagian Pulmonologi Anak, RSUPN Cipto Mangunkusumo, Jakarta.

Adapun penularan radang tenggorokan melalui pernapasan. Misal, orang tua terkena radang tenggorokan atau flu, maka biasanya orang-orang serumah akan mudah tertular. Terlebih pada balita, yang umumnya memiliki daya tahan tubuh kurang bagus. TOLERANSINYA 6-7 KALI PER TAHUN
 
Penyakit ini paling sering disebabkan virus, dengan gejala umum yang menyertai, seperti halnya jika terjadi infeksi, yaitu panas. "Tapi, panasnya tak terlalu tinggi." Juga berdahak dan kadang disertai linu-linu pada otot, pusing, serta keluar air mata. Mata tak berwarna merah, tapi jika terkena cahaya akan merasa silau. "Karena merasa linu-linu di tubuhnya, tak jarang anak akan berkurang aktivitasnya atau jadi pendiam dan kadang rewel."
 
Wajarnya, radang tenggorokan pada anak toleransinya antara 6-7 kali per tahun. Jadi, Bu-Pak, masih dalam batas wajar jika balita terkena radang tenggorokan sampai 6-7 kali per tahun. Barulah jika lebih dari itu, orang tua harus mewaspadainya. Sebab, pasti ada sesuatu yang salah. "Biasanya ini terjadi pada anak-anak yang alergi. Pada balita golongan ini, cuaca yang tak mendukung memudahkan terjadi pembengkakan pada saluran napas. Sebab, mereka tak tahan pada pergantian cuaca, hingga mudah terinfeksi suatu virus. Akibatnya, anak mudah terkena radang tenggorokan."
 
Adapun faktor alergi yang paling sering adalah rhinitis alergi atau faringitis alergika, yakni semacam peradangan di saluran hidung yang diakibatkan oleh alergi. Ini terjadi karena perubahan cuaca dari panas ke dingin atau dari dingin ke panas, kelembaban udara, dan faktor makanan.
 
MENIMBULKAN KOMPLIKASI
Radang tenggorokan bisa ringan, bisa berat. Yang ringan, jika dilihat tenggorokannya berwarna kemerahan. Namun bila dibiarkan, akan berlanjut ke ISPA bawah, yang disebabkan bakteri. "Bukankah saluran pernapasan antara atas dan bawah saling berhubungan? Karena strukturnya hampir sama, maka jika terjadi infeksi di ISPA atas, biasanya juga akan mengena pada ISPA bawah atau pneumonia. Penyakit ini merupakan penyebab kematian nomor satu pada balita." Pada radang tenggorokan yang disebabkan bakteri ini, biasanya didahului dengan panas badan yang tinggi, lalu di dalam tenggorokan terdapat detritus atau semacam kotoran berwarna putih-putih. Atau bahkan terjadi pembesaran kelenjar getah bening di sekitar leher, yang sebenarnya berfungsi membentengi agar bakteri tak menyebar ke seluruh tubuh. Biasanya leukosit atau sel darah putihnya juga akan meningkat. "Karena itu, pada radang tenggorokan yang disebabkan bakteri, diperlukan pemeriksaan darah." Jika radang tenggorokan ini tak ditangani dengan baik, dan karena ada kuman tertentu, bisa menyebabkan kelainan jantung di kemudian hari. Bahkan juga bisa menyebabkan gagal ginjal, sekitar 5-15 tahun kemudian. Biasanya hal ini disebabkan kuman streptococus beta hemolitikus. Kuman tersebut mengeluarkan semacam toksin atau racun yang menempel pada jantung atau ginjal. Itu sebab, lama sakit tak boleh lebih dari 14 hari atau dua minggu. "Kalau lebih dari dua minggu, batuknya berulang, orang tua mesti waspada. Sebab terjadi sesuatu yang tak begitu bagus."
 
BANYAK BERISTIRAHAT
Sebenarnya, radang tenggorokan dapat sembuh sendiri meski tak diobati. Cukup dengan banyak istirahat dan makan makanan bergizi, terutama mencakup empat sehat lima sempurna.
Namun, karena tak semua penyakit yang disebabkan virus bisa diperlakukan demikian, "Biasanya untuk radang tenggorokan ini, dokter akan memberikan obat simptomatik." Jadi, mengobati simptom-simptomnya, bukan mengobati virusnya. Kalau batuk, misal, maka yang diberikan adalah obat batuk, bukan obat penekan batuk. Lalu jika anak panas, diberikan obat penurun panas. Pada anak balita, panas yang tinggi juga akan membahayakan. Sebab, bisa menyebabkan kejang atau stuip. Tak hanya itu, panas yang tinggi juga bisa menyebabkan anak dehidrasi karena akan terjadi penguapan cairan yang lebih banyak. "Jadi,panas yang tinggi juga harus diturunkan dengan obat antipiretik atau obat penurun panas." Umumnya, radang tenggorokan ringan perlu minimal 3-5 hari untuk penyembuhan.
 
Kiat Mencegah Radang Tenggorokan
Saran Bambang, sebaiknya anak dijauhkan dari orang yang terkena radang tenggorokan. Meskipun ini tak akan mudah. Mungkin Bapak-Ibu bisa menggunakan masker. Kemudian, beri anak makanan dengan gizi baik dan istirahat cukup. "Biasanya jika gizi tak mencukupi, anak mudah tertular virus tersebut. Sebaliknya, bila kondisi tubuh balita bagus, maka daya tahan tubuhnya lebih bagus dan tak akan mudah tertular." Tetapi seringkali balita sangat rentan, hingga sebaiknya orang tua melarang anak bersekolah lebih dulu kalau memang sedang terkena radang tenggorokan. Sebab, bisa menulari teman-temannya. Selain itu, sebaiknya orang tua segera membawa anak pergi ke dokter agar penyakit ini tak berlanjut.
 
Si Kecil Jadi Malas Makan
Biasanya, ketika sakit radang tenggorokan, anak jadi malas makan. Sebenarnya, tutur Bambang, malas makan ini bisa dimaklumi, karena anak merasa sakit jika menelan. Hanya saja, bila anak tak mau makan, efeknya akan banyak sekali. Sementara cadangan-cadangan makanan dalam tubuhnya akan dipakai untuk menetralisir dan mempertahankan keadaan gula darahnya supaya normal. Kalau cadangan tersebut terpakai, sementara kondisinya sedang buruk, tentu tubuhnya bisa mengalami dehidrasi. Akibatnya, akan banyak timbul asam-asam laktat yang membuat anak jadi mudah capai dan napas jadi sesak. Nah, agar anak mau makan, orang tua harus melakukan variasi makanan yang sarat gizi. Selain itu, anak harus berpantang minuman dingin atau es dan snack yang banyak mengandung MSG serta bumbu merangsang. 

Erni Koesworini.

SEPUTAR PENYAKIT TELINGA, HIDUNG, TENGGOROK "Pemeriksaan telinga, hidung, dan tenggorok (THT) harus menjadi kesatuan karena saluran ketiganya saling berhubungan. Bila ada satu bagian dari organ tersebut terganggu, maka kedua organ lainnya akan terimbas," papar dr. Cita H. Murjantyo, Sp.THT. Mari kita simak bersama penjelasan dokter dari RS Internasional Bintaro, Tangerang, tentang aneka penyakit THT.

PENYAKIT SEPUTAR HIDUNG

HIDUNG berfungsi menyaring kotoran dari udara yang masuk melalui selaput lendirnya. Bila kerja selaput lendir tidak bagus maka terjadilah infeksi saluran napas. Penelitian menunjukkan dalam satu tahun, anak bisa 6-8 kali terserang penyakit tersebut karena sistem kekebalan tubuhnya yang belum matang.

Penyakit infeksi saluran napas sebenarnya merupakan self-limiting disease (sembuh sendiri tanpa diobati). Namun bila tidak kunjung sembuh lebih dari 5 hari, sebaiknya bawa anak berobat. Apalagi dengan adanya perubahan warna ingus yang menjadi kuning kehijauan, plus demam sekitar 38,5 derajat Celcius. Ini artinya, infeksi sudah meluas sehingga jika didiamkan bisa menjadi kronis.


* Sinusitis

Akibat dari infeksi saluran napas, seperti flu yang berkepanjangan, maka 6-13 persennya bisa menjadi infeksi di daerah sinus/rongga sekitar hidung. Gejala infeksi yang disebabkan bakteri ini berupa sumbatan di hidung, keluarnya ingus dan batuk berulang. Bila sudah akut bisa disertai demam, mulut berbau, pusing, terkadang ada gangguan pada mata (terasa berat dan perih). Mengapa ada keluhan pada mata? Hal ini berkaitan dengan anatomi di sekitar hidung yang memiliki 4 pasang sinus paranasal (terletak dekat hidung), yaitu sinus maksila yang berada di pipi, sinus frontal di dahi, sinus etmoid di dekat mata, dan di belakang sinus etmoid terdapat sinus sfenoid. Nah, sinus yang ada pada anak adalah sinus etmoid yang terletak di dekat mata dan maksila yang berada di sekitar pipi. Sementara sinus di daerah lainnya seperti di dahi dan sinus sfenoid di belakang etmoid belum berkembang.

Sinusitis menjadi kronis jika batuk pilek berulang. Misalnya, anak mengalami batuk pilek selama 3 bulan. Setelah itu sembuh namun tak lama kemudian batuk-pilek kembali.

Upaya penyembuhannya dengan pemberian obat-obatan selama 10-14 hari, serta fisioterapi. Memang pengobatannya terkesan lama, tujuannya agar tidak ada gejala sisa. Jika tidak diobati, sinusitis bisa terus diderita hingga usia dewasa.

Komplikasi sinusitis yang dikhawatirkan adalah sino-bronkhitis karena lendir yang mengalir terus-menerus akan masuk ke dalam paru-paru. Terkadang komplikasi seperti ini tidak disadari orang tua sehingga pengobatan yang diberikan kepada anak hanya sebatas mengatasi batuknya, bukan sinusitisnya. Akibatnya, batuk-batuk tersebut tidak akan sembuh-sembuh atau terjadi batuk kronik berulang.

Agar sinus tak menjadi lebih berat, anak perlu melakukan beberapa pantangan:

* Hindari minuman dingin karena dingin akan membuat saluran sinus membengkak.

* Tidak dianjurkan berenang karena dikhawatirkan terjadi trauma lokal, seperti kemasukan air kolam yang dapat mengiritasi hidung anak.

* Hindari asap rokok karena bisa menyebabkan rongga hidung anak teriritasi. Debu dan polusi juga dapat membuat rongga sinusnya bengkak.

Jika sinusitis tak kunjung sembuh, berarti sudah terjadi sumbatan. Pengobatan yang diberikan harus tepat, seperti pemberian antibiotika dan beberapa obat yang tujuannya membantu proses kerja antibiotika tersebut. Obat lain, seperti dekongestan, antihistamin, mukolitik/penghancur lendir, bahkan obat semprot atau tetes hidung dapat juga diberikan.


Bila pengobatan belum juga menunjukkan hasil nyata, akan diambil tindakan operasi. Tujuannya untuk menghilangkan faktor penyebab dan memperbaiki drainase (pengeluaran cairan yang terus-menerus) dan ventilasi sinus. Tindakan operasi yang sering dilakukan pada anak-anak umumnya adalah adenoidektomi dan kadang diperlukan mencuci sinus yang sudah penuh dengan lendir. Pengangkatan adenoid (tonsil di belakang rongga hidung) dilakukan dengan pengerokan atau kuret adenoid. Tujuan dari tindakan ini untuk membuang sumbatan dan sumber infeksi.


* Kemasukan Benda Asing

Bisa berupa serpihan kertas, busa, krayon, partikel mainan yang kecil, atau lainnya. Biasanya mengakibatkan pilek pada satu sisi hidung, bahkan ada yang sampai mengeluarkan darah. Akan mengeluarkan bau tak sedap bila sampai terjadi infeksi.

Oleh karena itu, bila anak kemasukan benda asing, jangan sekali-kali berusaha mengeluarkannya agar tidak memperparah keadaan. Selain anak jadi kesakitan, daerah di sekitarnya pun akan bengkak sehingga sulit mengeluarkan bendanya.

* Polip hidung

Polip akan tampak sebagai benjolan lunak berwarna putih atau keabu-abuan yang tidak disertai nyeri. Benjolan berasal dari pembengkakan selaput lendir (mukosa) yang berisi cairan interseluler (antarsel) yang terdorong ke dalam hidung. Biasanya terbentuk akibat reaksi hipersensitif (alergi). Sering terjadi pada masa dewasa.

Bila polip masih kecil akan diberikan obat-obatan kortikosteroid yang diminum atau topikal (semprot). Bila ukuran polip besar maka dilakukan pengangkatan polip.

Jangan lupa obati alergi yang terjadi dan cegah terjadinya infeksi dengan menangani flu yang diderita sampai tuntas. Penyakit ini bisa timbul berulang, maka jangan heran kalau operasi polip juga bisa terjadi berulang kali.

* Mimisan

Di bagian dalam hidung, terutama daerah tulang hidung depan terdapat leksus gieselbach, yaitu anyaman pembuluh darah yang dilapisi selaput lendir. Pada anak, anyaman pembuluh darah ini masih tipis sekali.

Nah, bila anak sering mengupil, sakit pilek terus-menerus, atau hidungnya kemasukan benda asing, maka daerah tersebut akan teriritasi atau terluka dan terjadilah mimisan.

Mimisan juga bisa disebabkan adanya suatu penyakit atau kelainan seperti kanker, kelainan darah, atau lainnya. Umumnya kemungkinan ini diduga terjadi bila mimisan sering terjadi pada anak yang sudah besar (usia belasan tahun).

Bila terjadi mimisan, posisi anak jangan ditidurkan atau ditengadahkan kepalanya karena bisa mengakibatkan darah masuk ke saluran napas.

* Duduk agak mencondongkan badan ke depan, tak usah menunduk.

* Tekan cuping hidung dengan kedua jari tangan. Minta anak untuk bernapas lewat mulut.

* Sembari menekan cuping hidung, kompres daerah antara hidung dan dahi dengan es yang dibungkus kain agar darah cepat membeku. Di daerah tersebut banyak terdapat anyaman pembuluh darah.

* Setelah 10 menit biasanya mimisan akan berhenti. Jika tidak maka segera bawa anak ke dokter.

PENYAKIT SEPUTAR TENGGOROK

* Amandel

Amandel atau tonsil berada melekat pada dinding kanan dan kiri dari tenggorokan yang berfungsi sebagai pertahanan tubuh. Umumnya amandel akan membesar pada usia 5 tahun dan ini merupakan hal yang wajar. Namun, ukuran besarnya harus sesuai anatomi.

Bila amandel yang membesar ini menimbulkan keluhan, semisal anak jadi susah bernapas, selagi makan sering muntah karena terasa ada yang mengganjal di tenggorokan, maka saat itu sudah terjadi fokal infeksi. Amandel yang berfungsi menyaring kotoran dari udara yang masuk berarti sudah penuh kuman.

Infeksi pada amandel menimbulkan gejala:

* susah bernapas

* selagi makan sering muntah karena terasa ada yang mengganjal tenggorok

* susah menelan karena sakit tenggorok

* demam bila capek sedikit saja

* mulut sering bau akibat "sampah" kuman yang menumpuk

* bobot tubuh turun

* anak sering sakit

Bila dalam setahun anak mengalami radang tenggorok lebih dari 5 kali, bisa dikatakan amandelnya sudah tak berfungsi lagi sebagai benteng pertahanan. Akibatnya, organ ini hanya menampung kotoran saja sehingga pertahanan tubuh anak melemah dan ia sering sakit-sakitan.

Bila terdapat indikasi bahwa amandel tersebut menjadi masalah, maka perlu dibuang. Kalau tetap dipertahankan, anak menderita sampai dewasa karena sering sakit-sakitan. Selain itu, infeksinya pun bisa meluas ke daerah lainnya, semisal ke sinus.

Tindakan operasi akan dilakukan dengan melihat kondisi si anak. Kendati masih kecil, tapi bila mengalami gangguan napas dan bahkan berisiko mengalami sleep apneu atau berhenti bernapas tiba-tiba di saat tidur, maka operasi harus segera dilakukan. Pada kondisi tak membahayakan, operasi dapat ditunda hingga usia anak di atas 3 tahun. Lebih baik lagi di atas usia 5 tahun.

* Adenoid

Sama halnya seperti amandel, tonsil yang berada di belakang rongga hidung ini akan membesar di usia 3 tahun. Setelah itu harusnya mengecil dan makin lama menghilang. Kalau adenoid terus bekerja menyaring kuman, keadaannya akan tetap besar dan bisa menjadi sumber infeksi. Pada anak, kasus ini dapat berkembang menjadi hipertropi adenoid atau adenoid yang membesar sampai menutupi saluran hidung sehingga anak susah bernapas.

Waspadalah bila dalam keadaan tidur anak sering mengorok dengan keras. Gangguan napas pun sering ditunjukkan dengan tidur gelisah, kerap terbangun, dan mimpi buruk.

Secara fisik, anak yang mengalami hipertropi adenoid dapat dikenali dari wajahnya yang khas atau wajah adenoid (facies adenoid) dengan ciri:

* mulutnya selalu terbuka

* langit-langit mulut tumbuh cekung ke atas

* gigi rahang atas maju ke depan

Akibat mulut yang selalu terbuka, kuman mudah masuk ke dalam tubuh sehingga infeksi mudah terjadi. Amandel pun harus bekerja keras sehingga ikut membesar.

PENYAKIT SEPUTAR TELINGA

Penyakit yang ditemui di daerah telinga sebetulnya merupakan dampak dari adanya radang tenggorok, sinusitis, infeksi adenoid, dan lainnya yang berkelanjutan. Jarak antara saluran tenggorok, hidung, dan telinga yang pendek sekali menyebabkan kuman pada saluran tersebut naik ke telinga. Apalagi muara telinga atau tuba eustaschius pada anak masih pendek dan lebar sehingga sangat mudah terjadi infeksi dari daerah sekitarnya.

* Otitis Media Akut (OMA)

OMA adalah infeksi yang menyebabkan peradangan pada gendang telinga sehingga tampak merah dan bengkak. Keluhannya yaitu nyeri telinga. Pada anak yang lebih kecil juga menimbulkan gejala panas tinggi. Dengan obat-obatan, peradangan ini akan sembuh. Namun, bila kondisinya sudah terlalu berat atau sudah terjadi abses, maka nanah di dalam telinga bagian tengah perlu dikeluarkan dengan cara menusuk abses yang terdapat di gendang telinga. Cara ini disebut myringotomy. Setelah itu permukaan gendang bisa menutup lagi dengan baik. Bila nanah keluar maka panas tubuh anak akan turun.

Seringkali, OMA pada anak tidak ketahuan. Begitu demamnya menurun, tiba-tiba keluar cairan dari telinga si anak. Nah, ini berarti gendang telinganya pecah dan mengeluarkan nanah yang disebut congek.

* Congekan

Congekan sebetulnya terjadi karena penanganan infeksi di sekitar THT yang tidak tuntas. Bila gendang telinga sampai pecah, maka permukaannya tak bisa rapat lagi, tidak seperti halnya bila nanah dikeluarkan dengan cara myringotomy. Akibatnya, anak tak lagi memiliki selaput yang dapat melindungi telinganya dari paparan kuman dan infeksi yang menimbulkan nanah atau congek itu tetap berlangsung.

Bila tak diobati, bisa terjadi komplikasi lebih jauh seperti tuli dan kerusakan saraf-saraf pendengaran yang ada di otak. Anak yang congekan harus berpantang berenang karena jika telinganya kemasukan air, tak boleh dikorek. Pengorekan hanya akan menambah infeksi.

Inilah beberapa penyebab mengapa radang telinga akut memburuk menjadi congekan:

- pengobatan terlambat diberikan/tidak memadai
- kuman cukup ganas
- daya tahan tubuh yang jelek karena gizi kurang dan higiene buruk
- kolesteatum atau adanya senyawa protein yang merusak tulang telinga. Timbulnya kolesteatum juga dirangsang oleh infeksi telinga yang terus-menerus. Diperlukan tindakan operasi untuk membuang kolesteatum ini.

* Kemasukan Benda Asing di Telinga

Bila kemasukan benda asing di telinga, tentu saja anak jadi tak bisa mendengar. Namun, biasanya anak tak melaporkan keluhannya sebelum timbul keluhan nyeri akibat infeksi di telinga tersebut. Lama-lama telinganya berbau. Jika hal ini terjadi, orang tua patut mencurigainya sebagai akibat kemasukan benda asing. Jangan menanganinya sendiri karena bisa-bisa benda yang masuk malah melesak ke dalam karena anatomi liang telinga yang berlekuk. Belum lagi di sana banyak terdapat saraf-saraf dan bisa terjadi luka.

Benda yang masuk biasanya hanya bisa dikeluarkan oleh dokter THT dengan menggunakan peralatan dan keahlian khusus.


Dedeh Kurniasih.

diambil dari milis Nakita