PRESENTASI BISNIS
MARKETING PLAN

Retail Profit dari bisnis KK Indonesia berkisar antara 15-20% untuk setiap produk yang dijual. Perhitungannya adalah selisih harga konsumen (CP) dan harga distributor (DP)
Contoh :
Produk LYC, CP Rp. 1.898.000 dan Dp Rp. 1.650.000
Keuntungan Langsung = Rp. 1.898.000 - Rp.1.650.000
= Rp. 248.000
Accumulative & Performance Bonus (3%-21%)
Performance Bonus atau Bonus Prestasi diperoleh dari PV group pribadi yang dikumpulkan pada bulan yang bersangkutan dengan prestasi antara 3% - 21% sesuai dengan PV yang dicapai pada table dibawah :

Contoh:

| Penghasilan Anda: | ||
| Retail Profit | = Rp. 500.000 x 20% | Rp. 100.000 |
| Performance Bonus: | ||
| Anda : 8% x 1.200.000 | = Rp. 96.000 | |
| Bonus Bayar : 3% x (5 x 200.000) | = (Rp. 30.000) | Rp. 66.000 |
| TOTAL : | Rp. 166.000 |
Leadership Development Bonus (38%)
Bonus ini diberikan kepada distributor yang telah mencapai posisi Ruby Star Manager (RSM) qualified keatas

Contoh 1:

| Leadership Bonus | |||
| A | : 5.000.000 x 8% | Rp. 400.000 | |
| Anda | : (5.000.000 - 3.000.000) x 8% | Rp. (160.000) | |
| TOTAL : | Rp. 240.000 | ||
Catatan :
Selain Leadership Bonus, Anda juga mendapat keuntungan langsung, Performance Bonus
dan Motorbike Fund (MBF) sebesar 1.2 point (akan dijelaskan pada topik berikutnya)
Contoh 2:

| Leadership Bonus | |||
| Level I | : ((A+B) x 5.000.000) x 8% | Rp. 800.000 | |
| Anda | : (5.000.000 - 500.000) x 8% | Rp. (360.000) | |
| Level II | : ((C+D+E+F) x 5.000.000) x 8% | Rp 1.600.000 | |
| TOTAL : | Rp. 2.040.000 | ||
Catatan
Selain Leadership Bonus, Anda juga mendapat retailing profit, Performance Bonus
dan Motorbike Fund (MBF) sebesar 1.2 point (akan dijelaskan pada topik berikutnya)
Contoh 3:

| Leadership Bonus | |||
| Level I | : ((A+B+C) x 5.000.000) x 8% | Rp. 1.200.000 | |
| Anda | : (5.000.000 - 100.000) x 8% | Rp. (392.000) | |
| Level II | : ((D+E+F+G+H) x 5.000.000) x 16% | Rp 4.000.000 | |
| TOTAL : | Rp. 4.808.000 | ||
Catatan :
Selain Leadership Bonus, Anda juga mendapat retailing profit, Performance Bonus
dan Motorbike Fund (MBF) sebesar 1.5 point (akan dijelaskan pada topik berikutnya)
Dynamic Bonus (8%)
Bonus ini diberikan kepada distributor yang minimal memiliki 3 pisahan dengan omset 5.000.000 PV keatas

Bonus ini dihitung jika seorang Distributor dengan 3 pisahan mempunyai Distributor yang juga memiliki 3 pisahan. Dynamic Bonus dimulai dari level kedua dari Distributor pertama yang memiliki 3 pisahan sampai dengan level pertama Distributor kedua yang memiliki 3 pisahan
Contoh:

| Leadership Bonus | |||
| Level I | : ((A+B+C) x 5.000.000) x 8% | Rp. 1.200.000 | |
| Anda | : (5.000.000 - 100.000) x 8% | Rp. (392.000) | |
| Level II dan kebawah | : ((D+E+F+G+H) x 5.000.000) x 16% | Rp 4.000.000 | |
| Leadership Dynamic Bonus | : ((I+J+K+L) x 5.000.000) x 8% | Rp. 1.600.000 | |
| TOTAL : | Rp. 6.408.000 | ||
Catatan :
Selain Leadership Development dan Leadership Dynamic Bonus,, Anda juga mendapat retailing profit, Performance Bonus
dan Motorbike Fund (MBF) sebesar 1.5 point (akan dijelaskan pada topik berikutnya)
Motorbike fund (MBF) 9%
Persyaratan :
- Qualified 21% keatas (Qualified sesuai dengan Marketing Plan KKI)
Cara Perhitungan :
- 9% dari total BV bulanan KKI dimasukkan ke MBF
- Dinikmati oleh semua Distributor yang berkualifikasi
- Tidak berlaku kelipatan ( Maksimal setiap Distributor hanya memiliki 1.5 Point)
Cara hitung point untuk MBF :
1. PGPV 5 juta =1 point
2. 1 pisahan @ 5 juta & PGPV 3 juta (diluar pisahan) =1.2 point
3. 2 pisahan @ 5 juta & PGPV 500 ribu (diluar pisahan) =1.2 point
4. > 3 pisahan @ 5 juta keatas & PGPV 100 ribu (diluar pisahan) =1.2 point
Syarat :
Anda harus memiliki PPV 100.000 untuk mendapatkan Bonus Motor Bike Fund pada bulan bersangkutan.
Contoh :
- Omset KKI pada bulan bersangkutan = 2.000.000.000 BV
- 9% MBF = 180.000.000
- Total Point yang dikumpulkan = 475 point
Maka nilai 1 Point adalah + Rp.380.000
Car – House – Education Fund / CHEF (3%)
Jika Anda mempunyai impian untuk memiliki sebuah mobil atau rumah, maka keuntungan ini diberikan special untuk anda. Bagaimana cara memperoleh CHEF ini diambil dari 3% total BV penjualan perusahaan setiap bulan & dibagikan dengan keseluruhan point yang dikumpulkan dan akan dihasilkan nilai 1 pointnya. Nilai yang akan diperoleh anda ditentukan berdasarkan point-point yang telah dikumpulkan dengan formula :
PGPV 3.000.000 + 1 pisahan = 10 point
PGPV 500.000 + 2 pisahan = 20 point
3 - 4 pisahan = 60 point
5 - 6 pisahan = 80 point
7 - 9 pisahan = 120 point
> 10 pisahan = 150 point
Kuailifikasi / Syarat-syarat :
1. Minimal Emerald Star Director (ESD) keatas
2. Bonus akan dibagikan mulai bulan promosi berdasarkan omset setiap bulannya.
3. Setiap pencapaian harus qualified 1 (satu) kali 5 pisahan atau 4 kali 3 pisahan (pencapaian tidak melebihi 12 bulan) untuk menikmati CHEF di tahun berikutnya.
Director Pool (3%+3%=6%)
Persyaratan :
- Qualified ESD, DSD, CSD
- Mengumpulkan Dana CHEF sebesar 10 juta
Cara mendapatkan Director Pool :
1. DTP Ke-1 Rp.10.000.000,- dapat diperoleh oleh Director jika telah memiliki akumulasi CHEF 10 Juta dan memiliki 3 pisahan pada bulan berikutnya.
2. DTP Ke-2 Rp. 10.000.000,- dapat diperoleh oleh Director jika Director tersebut telah mendapatkan DTP Ke-1 dan memiliki 3 pisahan pada bulan berikutnya.
Contoh 1:

Contoh 2:

LEADERSHIP INCENTIVE TOUR (LITo)
Poin LITo hanya diperhitungkan bagi Distributor yang qualified 21% (sesuai dengan Business Plan KKI) poin LITo dengan Kententuan:
![]()
Catatan penting :
Poin LITo dihitung per 1 tahun fiskal dan tidak berlaku akumulasi ke tahun berikutnya.
Terungkapnya penyakit saya berawal dari ketidaksengajaan. Ketika awal tahun 2005 saya bermaksud mengajukan asuransi kesehatan pada salah satu perusahaan jasa asuransi. Salah satu persyaratan yang diminta saat itu adalah tes/pemeriksaan kesehatan atau Surat Keterangan Dokter. Memang pada saat itu saya tidak dalam kondisi sehat, karena sudah sekitar 5 bulan saya merasakan badan sering terasa panas dingin, perut sebelah kiri sering sakit, sering lemas dan cepat lelah. Saya ke dokter bermaksud mendapatkan 






Sekitar bulan Mei 2004 saya menderita penyakit kulit Psoriasis. Dalam waktu sekitar tiga bulan sejak munculnya gejala, psoriasis tersebut sudah hampir meliputi sekujur tubuh saya termasuk di bagian kepala. Saya berobat ke dokter sebanyak 2 kali menurut dokter penyakit saya disebabkan oleh jamur.
Awalnya tahun 2000 karena ada benjolan di leher sebelah kanan, saya periksa kedokter umum di Sumedang, atas saran dokter tersebut saya periksa ke laboratorium. Setelah hasil lab saya perlihatkan kedokter tersebut, saya disarankan harus operasi. Karena saya tidak mau dioperasi saya coba alternatif yang la
in. 
Saya menderita gula darah tinggi sudah sekitar 18 tahun, bahkan karena gula darah yang terlalu tinggi, saya harus menggunakan insulin. Selama ini saya hanya menggantungkan kesehatan saya pada obat-obat dokter dan suntikan insulin. Saya sadar keadaan saya tidak bisa disembuhkan, akan tetapi saya masih berharap kondisi kesehatan saya tidak memburuk.
Sejak tahun 2001 saya dinyatakan menderita GGK (Gagal Ginjal Kronis). Hasil pemeriksaan urin saat itu menunjukkan kadar kreatinin 2.06 mg/dl. Menurut dokter kreatinin saya tidak mungkin normal lagi (0.7 – 1.2)mg/dl, jika turunpun paling bagus berkisar 2.00 mg/dl. Dokter menyarankan saya untuk secepatnya cuci darah, jika tidak harapan hidup saya semakin pendek dan dapat berakibat fatal. Saya menolak anjuran tersebut karena sekali cuci darah maka selanjutnya akan cuci darah terus. Pertama-tama saya mencoba mengatasi masalah saya dengan makan obat penurun kreatinin. Hasilnya hanya dapat turun sekitar 0.1 mg/dl dan sekali-kali dapat naik sampai 0.3 mg/dl. Sejak saat itu juga berat badan saya turun hingga 17 kg.
Awal tahun 2005 karena jatuh sakit, saya terpaksa masuk rumah sakit 3 kali dalam waktu 2 bulan. Setelah dilakukan general check-up ternyata yang bermasalah adalah kadar gula darah yang terlalu tinggi, glukosa darah puasa 236 mg/dl (normal: 60 – 110 mg/dl), glukosa 2 jam pp 365 mg/dl (normal: <140> 


Saat saya berusia sekitar 28 tahun mulai muncul tanda - tanda gondok yang disertai gejala lain seperti tangan gemetaran bila diangkat, keringat terus menerus, susah tidur dan selalu disertai rasa takut.
Sejak muda saya aktif menekuni hobi diving (menyelam), bahkan pernah menjadi pelatih renang bagi polwan. Memasuki usia 55 tahun saya menderita rematik yang menyebabkan saya tidak bisa jongkok, berjalan bahkan duduk di kursi susah dan terasa sangat sakit. Sebelumnya sudah ada masalah penyumbatan pada hidung sebelah kanan saya yang terasa nyeri dan menggangu pernapasan. Saya perhatikan ternyata lubang hidung sebelah kanan mengecil dan sulit berfungsi. Masalah lain yang paling berat adalah Glaukoma kronik. Berbagai cara pengobatan baik ke ahli medis maupun tradisional telah saya jalani, namun hidung tetap mampet. Sedang untuk mata, dokter mengatakan tidak bisa disembuhkan tetapi harus tetap diobati agar tidak bertambah parah. Sudah 50 kali saya melakukan pemeriksaan mata, tidak ada perubahan tapi setidaknya tidak bertambah parah. Setiap kontrol, dokter selalu meresepkan untuk saya obat Diamox, Albucetin dan kadang disertai suplemen untuk mata. Diamox untuk menurunkan tekanan pada bola mata serta efek diuretic, Albucetin untuk konjungtivitis, trachoma dan kordelum serta fungsi lainnya.
Sejak usia 19 tahun saya sudah mengalami gangguan pada kedua mata sehingga tidak dapat membaca tulisan yang berukuran kecil dan melihat benda pada jarak yang jauh. Sejak itulah saya memakai kaca mata dan telah beberapa kali berganti lensa karena bertambah minusnya.
Berawal dari kejadian pendarahan yang terjadi pada bulan April 2003, saya segera melakukan pemeriksaan ke rumah sakit ternama di 





